Pondok Pesantren Bahrul
Ulum (PPBU) didirikan sekitar pada tahun 1825 di dusun Gedang
kelurahan Tambakberas. Oleh KH. Abdus Salam, Bersama pengikutnya ia
kemudian membangun perkampungan santri dengan mendirikan sebuah langgar
(mushalla) dan tempat pondokan sementara, buat 25 orang pengikutnya.
Karena itu pondok pesantren juga dikenal pondok selawe (dua puluh lima)
KH. Abdus Salam adalah seorang keturunan raja Brawijaya dari Majapahit
sebagaimana silsilah berikut ini Abdussalam putra Abdul Jabbar putra
Ahmad putra Pangeran Sumbu putra Pangeran Benowo putra jaka Tingkir
(maskarebet) putra Lembu peteng Aqilah Brawijaya.










